Kepengurusan AAI Cabang Indramayu Periode 2022-2025 Resmi Dilantik

Share to 
Administrator | Wed, 08 Juni 2022

 

DISKOMINFO INDRAMAYU -- Ketua Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Provinsi Jawa Barat Drs. Febriadi, M.Si resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus AAI Cabang Kabupaten Indramayu Periode 2022-2025. Proses pelantikan ini dilakukan di Aula Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Indramayu, Rabu (08/6/2022).

Kepengurusan AAI Cabang Indramayu Periode 2022-2025 resmi dinahkodai Tarwan, SE. sebagai ketua, Wakil Ketua Ruslan, Sekretaris Moh. Aldrie Zulfikar, Wakil Sekretaris Tolla, Bendahara Darsinah dan Wakil Bendahara Neni Khusnaeni.

Dalam sambutannya, Ketua AAI Provinsi Jawa Barat Drs. Febriadi, M.Si. mengatakan, lembaga kearsipan daerah harus mampu membangun kerjasama dan bekerja secara profesional sesuai kompetensi. Mengingat, arsiparis ini menjadi tumpuan untuk menggerakkan kegiatan kearsipan.

 

“Jadi bapak ibu yang dilantik ini tumpuan, yang artinya dalam melaksanakan tugas ini kita diberi lebel profesional dan memiliki kompetensi. Banyak arsip yang menumpuk tidak tertata di perangkat daerah. Ketika sudah demikian ini sudah menjadi pelik dan menjadi beban dinas arsip,” katanya.

Menurutnya, pencipta arsip memiliki tanggungjawab dalam mengelola arsip dinamis, ukurannya mencipatakan arsip sampai penyusutan, sehingga bukan menjadi beban dinas arsip.

Maka ungkapnya, amanah seorang arsiparis yang tergabung dalam AAI Cabang Kabupaten Indramayu ini menjadi tutor dalam membina Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk membenahi segala permasalahan kearsipan.

“Kemudian membina pengarsipan hingga penyusutan atau pemusnahan, jadi pemindahan maupun penyerahan pemusnahan itu kendalinya ada di dinas,” tambahnya.

Febri menegaskan, AAI Kabupaten Indramayu harus mencapai tiga aspek pada 2024, meliputi arsip harus otentik, transformasi digital dan memori kolektif bangsa.

“Segera membuat daftar arsip yang standar kemudian masuk database, apapun nama aplikasi karena kita ingin transformasi. Kemudian sudah berapa banyak memori kolektif daerah yang didaftarkan di memori kolektif nasional. Tadi topeng khas Indramayu itu salah satunya, sehingga mari bergerak,” tegasnya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Kabupaten Indramayu Drs. Iwan Hermawan, M.Pd menyampaikan, sejumlah Perangkat Daerah (PD) di Kabupaten Indramayu masih belum peka terhadap kearsipan.

“Saya yakin sulit untuk kita katakan karena sudah terlalu lama tidak pernah diperhatikan, buktinya tidak semua SKPD mempunyai arsiparis,” katanya.

Iwan berharap, para pimpinan PD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menunjukkan kepedulian dan keperhatiannya terhadap kearsipan hanya cukup memperhatian 3 hal meliputi membuat record centre atau satu sudut menyimpan arsip, penunjukan arsiparis dan memahami tentang jadwal repesentatif.

“Pencipta arsip itu harus dari masing-masing PD, itulah yang harus bertanggung jawab terhadap arsip yang dibikinnya, dari mulai pengarsipan sampai penyusutan atau pemusnahan,” harapanya.

Ketiga hal itu akan dibina oleh AAI Kabupaten Indramayu dalam membangun arsip di Kota Mangga lebih baik dan dengan arsip akan mengentaskan segala permasalahan. 

“Nanti akan dibina oleh AAI Kabupaten Indramayu, dan AAI Kabupaten Indramayu harus menunjukan kinerja yang baik seperti membina para pengelola arsip atau arsiparis di masing-masing PD,” ujarnya. (MT/MTQ—Tim Publikasi Diskominfo Indramayu). Modified : FIN/ Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Indramayu.

 

Pengurus AAI Cabang Indramayu Periode 2022-2025