Bunda Literasi Indramayu Lantik 11 Bunda Literasi Kecamatan di Indramayu

Share to 
Administrator | Mon, 06 Juni 2022

 

Sebanyak 11 Bunda Literasi dari 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu dikukuhkan oleh Bunda Literasi Kabupaten Indramayu Bunda Dr. Hj. Runisah, M.Pd ( Bunda Literasi Indramayu ). Pengukuhan yang berlangsung di Aula PKK Kabupaten Indramayu, Senin (6/6/2022) tersebut merupakan ikhtiar untuk terus meningkatkan minat, gemar dan budaya baca di Kabupaten Indramayu.

Dr. Hj. Runisah, M.Pd mengatakan, Bunda Literasi Kecamatan yang baru dikukuhkan diharapkan menjadi sosok tauladan dan motivator untuk seluruh stakeholder yang ada di kecamatan untuk terus meningkatkan minat dan budaya  membaca yang selanjutnya diturunkan kepada desa-desa di Kabupaten Indramayu.

Bunda Literasi dari 31 kecamatan saat ini sudah siap dengan program kerja dan kegiatan untuk meningkatkan minat baca di Kabupaten Indramayu. Pasalnya, untuk mendongkrak minat baca tersebut saat ini sudah siap baik regulasi maupun infrastruktur.

“Mudah-mudahan dengan pengukuhan ini dapat Menghidupkan Budaya Literasi Baik di Lingkungan Keluarga, Satuan Pendidikan Maupun Masyarakat,” kata Runisah.

Adapun 11 Bunda literasi kecamatan yang dikukuhkan hari ini ialah Bunda Literasi Kecamatan Kandanghaur, Bunda Literasi Kecamatan Losarang, Bunda Literasi Kecamatan Cantigi, Bunda Literasi Kecamatan Balongan, Bunda Literasi Kecamatan Arahan, Bunda Literasi Kecamatan Gantar, Bunda Literasi Kecamatan Kertasemaya, Bunda Literasi Kecamatan Karangampel, Bunda Literasi Kecamatan Jatibarang, Bunda Literasi Kecamatan Sindang dan Bunda Literasi Kecamatan Patrol.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Indramayu Drs. Iwan Hermawan, M.Pd  Mengatakan, Program Bunda Literasi Merupakan Program Unggulan Yang Dirancang Untuk Meningkatkan Minat, Kegemaran dan Budaya Baca Masyarakat pada lingkup Keluarga. Sehingga Masyarakat Indramayu Mampu Meningkatkan Wawasan, Ilmu Pengetahuan , Ketrampilan, dan Pada Gilirannya Dapat Mensukseskan Visi Kab. Indramayu Yaitu “ Bermartabat “.

"Iwan Hermawan menjelaskan maksud dan tujuan dari program bunda literasi  yaitu  Terwujudnya Figur Literasi Yang Berperan Sebagai Garda Terdepan Untuk Menghidupkan Budaya Literasi Baik Di Lingkungan Keluarga, Satuan Pendidikan Maupun Masyarakat, Sehingga Tercipta  Generasi Yang Literat," Ucap Iwan.

Selanjutnya perlu kita ketahui bersama, bahwa Perpustakaan yang sudah ada di sudut-sudut kecamatan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, ketika menunggu pelayanan petugas kecamatan bisa menyodorkan buku-buku untuk dibaca masyarakat, serta perpustakaan harus bertansformasi menjadi pusat belajar dan berkegiatan masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. ( Fathul Ilmi N, S.IP/Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Indramayu ).