Review Buku Sistem Terpadu Pengelolaan Kinerja Personel Berbasis Balanced Scorecard

Share to 
Administrator | Rabu, 20 Januari 2021

Review Buku Sistem Terpadu Pengelolaan Kinerja Personel Berbasis Balanced Scorecard 

Oleh : Dr. RASTO, M.Pd.

(Unsur Ketua Tim Literasi Sekolah)

 

 

Identitas Buku :

 

  1. Judul Buku           : Sistem Terpadu Pengelolaan Kinerja Personal Berbasis Balanced Scorecard
  2. Jenis Buku           : Buku non fiksi
  3. Penulis                  : Drs. Mulyadi, M.Sc., Ak.
  4. Penerbit               : UPP STIM YKPN-Yogyakarta
  5. ISBN                       :  978-979-3532-81-3
  6. Cetakan                : Cetakan Ketiga, Januari 2014
  7. Jumlah Hlm        : xxxi  + 590 Hlm

 

Alasan

 

  1. Kurangnya kesadaran manajemen tentang tujuan utama perusahaan sebagai institusi pelipatganda kekayaan.
  2. Kurangnya kemampuan manajemen dalam menciptakan outstanding financial performance dalam jangka panjang
  3. Kurangnya kesadaran manajemen tentang pentingnya system pengelolaan kinerja personal untuk menghasilkan kekuatan luar biasa perusahaan dalam bersaing memperebutkan pilihan customer.
  4. Kurangnya keberanian manajemen dalam melakukan eksperimen pemanfaatan Balanced Scorecard sebagai alat untuk membangun kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kinerja keuangan luar biasa berkesinambungan (sustainable outstanding financial performance).

 

Isi

 

Balanced Scorecard pada tahap awal perkembangannya dimanfaatkan untuk memperbaiki sistem pengukuran kinerja eksekutif. Eksekutif perusahaan yang sebelum tahun 1990-an diukur kinerja keuangan, diperluas ukuran kinerja mereka ke perspektif yang jauh lebih luas: perspektif keuangan, perspektif customer, perspektif proses, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan.

Balanced Scorecard menyimpan potensi luar biasa dalam mendongkrak kinerja keuangan perusahaan. Melalui sistem perencanaan strategik,  Balanced Scorecard menjanjikan penerjemahan misi, visi, keyakinan dasar, nilai dasar, dan strategi perusahaan ke dalam sasaran-sasaran strategik yang komprehensif, koheren, seimbang, dan terukur. Kekomprehensivan, kekoheran, keseimbangan, dan keterukuran sasaran strategik yang digunakan untuk menerjamahkan strategi perusahaan inilah yang menjadi keunggulan   Balanced Scorecard untuk melipatgandakan kinerja keuangan perusahaan.

  Membuat eksplisit setiap langkah strategik yang perlu dilakukan untuk mengelola kinerja personel dengan Balanced Scorecard sebagai basis. Sistem terpadu pengelolaan kinerja personel berbasis Balanced Scorecard terdiri dari lima langkah strategik: (1) perencanaan kinerja yang hendak dicapai oleh perusahaan, (2) penetapan peran dan kompetensi inti personel dalam mewujudkan kinerja yang hendak dicapai oleh perusahaan, (3) pendesainan sistem penghargaan berbasis kinerja, (4) pengukuran dan penilaian kinerja personel, dan (5) pendistribusian penghargaan berdasarkan hasil penilaian kinerja personel.

Balanced Scorecard memperluas perspektif yang dicakup dalam sistem perencanaan strategik  yang dicakup dalam sistem  perencanaan strategik ke perspektif nonkeuangan, yang menjadi pemacu sesungguhnya kinerja keuangan.  Balanced Scorecard mewajibkan personel perusahaan mengarahkan sasaran-sasaran strategik di perspektif nonkeuangan (customer, proses, serta pembelajaran dan pertumbuhan), baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk mewujudkan sasaran strategik di perspektif keuangan: yaitu menghasilkan kinerja keuangan luar biasa kesinambungan.

Pembangunan resonansi melalui sistem terpadu  pengelolaan kinerja personel berbasis Balanced Scorecard, sehingga  menjadikan organisasi kohesif dalam memasuki lingkungan bisnis kompetitif. Dalam lingkungan kompetitif, hanya perusahaan yang kohesif yang memiliki kekuatan luar biasa untuk memenangkan pilihan customer. Sistem terpadu pengelolaan kinerja personel berbasis Balanced Scorecard dengan cara menerjemahkan misi, visi, keyakinan dasar, nilai dasar dan strategi perusahaan ke dalam scorecard pusat-pusat pertanggungjawaban sampai dengan scorecard personel secara individual.

Hikma 

 

  1. Pemanfaatan Balanced Scorecard sebagai basis sistem terpadu pengelolaan kinerja personil.
  2. Menghasilkan system pengelolaan kinerja yang dipacu oleh customer.
  3. Kekohesivan organisasi perusahaan untuk memasuki lingkungan bisnis turbulen dan kompetitif dan pelipatgandaan kinerja keuangan perusahaan secara berkesinambungan.

 

Publish By. Fathul Ilmi N, S.IP