Bismillahi Rahmanir Rahim
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Share :

Administrator | Sabtu, 31 Maret 2018 09:26:30 WIB


 

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu terus melakukan inovasi dan terobosan dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Salah satu yang telah dilakukan adalah dengan menggandeng Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Hati yang membuat Perpustakaan Terapung di Objek Wisata Pantai Desa Karangsong.

Akibat terobosan dan inovasinya tersebut Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Terbaik dengan Inovasi Perpustakaan Terapung.

Wakil Bupati Indramayu H. Supendi menjelaskan, saat ini inovasi dan terobosan mutlak dilakukan oleh semua SKPD di Kabupaten Indramayu apalagi di era digital saat ini sehingga pelayanan kepada masyarakat harus bisa dilakukan dengan lebih cepat, mudah, dan murah.

“SKPD harus mampu hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, bahkan harus jemput bola agar masyarakat bisa lebih mudah. Inovasi dan terobosan harus dilakukan apalagi saat ini eranya teknologi digital,” tegas wabup.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu, Wawang Irawan menjelaskan, keberadaan perpustakaan apung di objek wisata Desa Karangsong sangat membantu bagi anak-anak nelayan di desa tersebut untuk mau datang ke perpustakaan dan membaca. Selain untuk anak-anak nelayan, perpustakaan apung juga banyak dimanfaatkan oleh pengunjung objek wisata untuk melakukan aktivitas membaca ditengah-tengah kunjungan wisatanya.

“Dengan perpustakaan terapung ini, maka kami menghadirkan perpustakaan ditengah-tengah masyarakat. Apalagi lokasinya di objek wisata sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya. Jika berwisata ke Karangsong selain bisa menikmati wisata alam juga bisa berwisata literasi,” kata Wawang.

Perpustakaan apung ini menerapkan konsep tematik agar pengunjung tidak merasa bosan. Konsep tematik ini dibuat perminggu dengan tema berbeda seperti mendongeng, melukis, dolanan, dengan mengundang narasumber yang berkompeten dibidangnya.

“Perpustakaan apung di lokasi wisata Pantai Karangsong merupakan bentuk metode pelayanan public yang kreatif dan inovatif. Ini menunjukan pengembangan yang konkret dan realitas dari kehidupan keseharian anak-anak nelayan,” tegas Wawang Irawan. Aa Deni / Dinas Komunikasi dan Informatika Kab.